-->

29 Cara Mengatasi Tembok Lembab dan Berjamur

Dinding rumah yang sudah mulai rusak harus segera diatasi untuk mencegah terjadinya kemasukan air dan udara pada celah. Jika anda membiarkan terlalu lama, dijamin dinding akan terkena lembap bahkan paling parah lagi akan berjamur. Selain tidak aman untuk kesehatan, dinding lembap dan berjamur juga akan merusak tampilan ruangan. Untuk pembahasan kali ini akan membantu bagaimana cara mengatasi tembok lembab dan berjamur pada rumah Anda,

Cara mengatasi dinding lembap dan berjamur memang sangat mudah, asalkan kita mengetahui caranya. Dinding lembap dan berjamur selain mengganggu keindahan rumah, warna dinding tidak lagi cemerlang dan lama kelamaan dinding yang berjamur akan semakin mengeripis dan rusak.

Cara Mengatasi Tembok Lembab dan Berjamur
Tembok Berjamur dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Tembok Lembab dan Berjamur


Gambar di atas terlihat mengerikan dan tidak aman bagi kesehatan penghuni rumah. Menghindari dan menghilangkan tembok yang tumbuh jamur, sangat mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus. Anda perlu mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan pada artikel dibawah ini. Berikut adalah cara untuk mengatasi tembok lembab dan berjamur:

1. Silahkan Anda Periksa Atap Rumah


Ada banyak sekali jenis-jenis atap rumah yang tentunya bisa anda pilih sesuai dengan keinginan. Atap rumah yang biasanya disebut dengan genting haruslah sering diperhatikan. Apakah ada genting yang pecah atau hanya retak saja. Jika ada genteng yang rusak, segeralah ganti, supaya ketika hujan datang, air tidak akan masuk melalui pecahan genting dan mengalir ke dinding rumah. Lama kelamaan dinding yang terkena aliran air hujan dari genteng yang retak tadi akan menjadikan lembab dan kemungkinan besar akan berjamur.

2. Periksa Talang Rumah Anda


Memasang talang air rumah dengan baik tentunya memiliki tahapan-tahapan yang harus anda perhatikan. Jika terjadi kerusakan pada talang air, anda bisa menambal talang yang bocornya tidak terlalu parah. Untuk talang yang sudah berumur tua, silahkan anda ganti dengan yang baru.

Dengan membiarkan talang yang rusak atau bocor, juga dapat menjadi jalan masuknya air hujan menuju dinding yang akan mengakibatkan dinding menjadi lembab. Jika dinding lembab tentu rumah anda juga akan menjadi lembap. Salah satu cara mengatasi rumah lembab yaitu dengan memperbaiki talang air yang sudah rusak atau bocor.

3. Pastikan Saluran Pipa Aman


Pastikan anda tidak lupa untuk memeriksa saluran pipa di sepanjang dinding, apakah ada kebocoran pada saluran pipa tersebut. Dengan memperbaiki saluran pipa tersebut, merupakan hal terbaik sebagai cara mengatasi dinding tembok lembab dan berjamur. Jika pipa air bocor,  maka akan merembes ke dinding di sekitar pipa. Hal ini akan menjadikan dinding lembab dan lama-kelamaan akan berjamur.

4. Memasang Keramik Pada Dinding Kamar Mandi


Ini cara yang efektif. Dengan memasang keramik di kamar mandi, maka bagian dinding sebelah luar kamar mandi akan lebih terjaga dari kelembapan. Yang harus anda perhatikan adalah dengan mengetahui tips memilih keramik kamar mandi pada dinding. Pilihlah keramik kamar mandi pada dinding yang tidak mudah lembab dan mudah untuk dibersihkan.

5. Periksa Keramik Atau Celah Antar Keramik Yang Retak


Jika keramik kamar mandi anda retak, maka sangat besar kemungkinan air akan masuk dan melewati celah-celah retakan tersebut. Air yang sifatnya mudah merembes melewati celah-celah kecil akan membuat dinding menjadi lembab. Segeralah Anda perbaiki dengan menambalya menggunakan semen, atau bersihkan dengan menggunakan pembersih kamar mandi setiap hari.

6. Memeriksa Kran Air Yang Longgar


Silahkan anda cek kran air di rumah anda, jika kran air sedikit saja longgar, maka air akan menetes terus menerus dan terjadi pemborosan. Tetesan air ini akan menggenai dinding sekitar kran, akibatnya dinding akan lembab dan sangat rawan ditumbuhi oleh jamur.


7. Menyemprotkan Cairan Anti Jamur Atau Fungisida


Jika jamur di dinding terlalu banyak dan mengganggu, maka langkah yang paling tepat adalah membasmi dengan menyemprotkan cairan anti jamur atau fungisida. Cairan ini banyak dijual di pasaran atau di toko-toko terdekat anda.


8. Cuka dan Air Untuk Menghilangkan Jamur


Jika tembok anda baru mulai berjamur, tentu jamur masih sedikit menghiasi dinding Anda. Untuk menghilangkan jamur tersebut silahkan campur cuka dengan air, lalu semprotkan kebagian yang berjamur tadi. Dan tunggu reaksinya beberapa saat.

9. Gunakan Campuran Deterjen dan Air


Dinding keramik yang ada di kamar mandi atau di mana saja mulai berjamur atau berlumut, cukup Anda bersihkan dengan menggunakan deterjen yang dicampur dengan air, kemudian gosok dengan menggunakan sikat, kemudian bilas.

10. Mengamplas Dinding


Dinding yang berjamur bisa anda amplas supaya jamur tidak menambah semakin banyak dan dapat dihilangkan.

11. Gunakan Kaporit Atau Klorin


Dinding yang telah anda bersihkan dari jamur, dapat diolesi kaporit atau klorin untuk membunuh jamur sekaligus agar jamur tidak datang kembali.

12. Segera Bersihkan Air Banjir


Jika anda tinggal di perumahan yang sering terkena banjir, setelah surut segera bersihkan bekas genangan air banjir, agar tidak berjamur dan lembab.

13. Cat Dinding Anda Dengan Cat Waterproof


Jika dinding anda tidak diberi perlindungan dari air hujan, anda dapat mengatasinya dengan menggunakan cat tembok anti lembab yang tahan air atau waterproof.

14. Memasang Wallpaper


Fungsi dari wallpaper rumah adalah untuk menutupi dinding rumah yang berjamur. Setelah anda bersihkan jamurnya, anda dapat memasang wallpaper sebagai pengganti cat ulang.

15. Memeriksa Pembuangan AC


Air sisa pembuangan AC sering kali dibiarkan mengalir begitu saja. Tak jarang juga pipa saluran AC yang menempel pada dinding. Sebenarnya, air pembuangan AC yang menempel pada dinding ini tentu saja akan menyebabkan dinding lembab dan lama-kelamaan dinding akan berjamur. Oleh sebab itu hal yang harus  Anda perhatikan adalah dengan selalu memperhatikan pembuangan air AC dan membuangnya. Dan jika dibiarkan menumpuk tidak segera dibuang maka AC akan cepat rusak.

16. Perhatikan Karpet Yang Menepel Pada Dinding


Karpet yang anda gelar dan jarang anda gulung maupun anda bersihkan sangat rawan sebagai tempat tumbuhnya jamur. Jika karpetnya menempel di dinding, tak heran pula jika jamur merambat dari karpet menjalar ke dinding. Bersihkan karpet secara rutin yaitu dengan mencucinya atau gunakan karpet pada saat anda butuh saja.

17. Memakai Alat Dehumidifier


Dehumidifier merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menghilangkan kelembapan udara di suatu ruangan. Bentuk dehumidifier ini mirip sekali dengan AC, kotak persegi panjang, dan berwarna putih. Alat ini biasanya ada ditempat-tempat pertemuan atau aula, toko, apotek, atau pun toko yang bersekala besar.

18. Memasang Alat Extraktor


Alat Extraktor biasanya terdapat pada dapur-dapur bersekala besar. Alat ini dipasang di atas kompor untuk menyerap sisa pembakaran yang dihasilkan dalam proses memasak, seperti uap air mendidih, uap air panas, minyak dan lain sebagainya. Jika Anda memasang alat extraktor maka dinding dapur akan terhindar dari kelembapan yang diakibatkan oleh sisa pembakaran pada saat anda memasak.

19. Memasang Exhaust Fan


Anda juga dapat memasang Exhaust Fan pada ruangan yang berpotensi tinggi menghasilkan uap air. Biasanya pemakaian Exhaust Fan ini sering kali kita temui pada pabrik-pabrik.

20. Memasang Genteng Kaca


Dinding yang lembab sering kali disebabkan karena udara di ruangan lembab. Untuk mengurangi kelembapan di ruangan tersebut, anda bisa menambahkan genteng kaca agar sinar matahari dapat masuk, sehingga kelembapan dapat teratasi.

21. Membuka Tirai Secara Teratur


Jika anda mempunyai tirai yang besar, kadang kala anda malas untuk membukanya. Tirai yang berat dan besar juga akan membuat matahari susah untuk masuk ke dalam ruangan, akibatnya ruangan anda akan menjadi lembab yang akan menyebabkan dinding mudah berjamur.

Biasanya tirai menjadi dekorasi ruangan atau kamar tidur yang sangat disukai oleh mereka yang ingin mempercantik ruangan-ruangan rumah. Yang harus anda pertimbangkan adalah dengan memilih tirai yang tidak terlalu besar dan berat nantinya akan memudahkan untuk mencuci, sehingga ruangan anda akan terhindar dari jamur.

22. Sering Membuka Jendela Lebar-Lebar


Jika anda sudah terbiasa membuka jendela miring dan tidak terbuka lebar, hal ini malah akan mengakibatkan kelembapan disekitar dinding bagian jendela yang tertutup, dan jamur pun akan mudah sekali tumbuh.

23. Sering Membuka Pintu


Jika rumah anda mempunyai jendela yang tidak bisa dibuka tutup, cara lain untuk mengurangi kelembapan udara di ruangan adalah dengan cara sering membuka pintu. Terlebih lagi sering-sering anda membuka pintu kamar mandi agar sirkulasi udara mengalir dengan lancar.

24. Bersihkan Rerumputan Yang Tumbuh Di Dekat Dinding


Sering kali dinding bagian rumah kurang diperhatikan, dan sering kali juga dinding bagian luar sering ditumbuhi rerumputan liar dan lumut. Lumut bisa menjadikan dinding lembab dan kelembapan ini dapat menjalar hingga dinding bagian dalam rumah.

25. Tidak Meletakkan Perabotan Kayu Pada Dinding


Meletakkan perabotan yang terbuat dari kayu, usahakan untuk memberi celah antara perabotan kayu tersebut dengan dinding. Hal ini bertujuan agar perabotan yang terbuat dari kayu mendapatkan sirkulasi udara yang cukup, sehingga dinding dan perabotan kayu tidak lembab dan berjamur

26. Pertinggi Lantai


Lakukan renovasi rumah jika anda tinggal ditempat yang rawan banjir. Lantai yang kurang tinggi akan membuat air hujan masuk dan melembabkan ruangan, sehingga tidak nyaman untuk ditempati


27. Beri Dinding Kaca


Pertimbangkan untuk menggunakan dinding kaca jika anda memilih untuk membangun rumah di kawasan yang sangat lembab, atau anda juga bisa menggunakan cat dinding anti lembab.

28. Kerai Dari Bambu


Jika anda menyukai rumah dengan ruangan yang terbuka tetapi tetap ingin melindungi dinding dari hujan, anda dapat menambahkan kerai dari bambu. Jika dinding terlindungi dari hujan, tentu saja dinding ini akan terhindar dari kelembapan yang berlebihan ketika musim hujan.

29. Lakukan Pengecatan Ulang


Sebagus-bagusnya kualitas cat dinding pasti lama-kelamaan akan mengelupas juga. Cat ulang dinding anda agar selain mempercantik tampilan, juga dapat membersihkan jamur yang ada. Lebih baik lagi jika anda menggunakan cat yang anti jamur dan anti lembab ketika kotoran menempel.

Jamur bisa tumbuh dari spora yang menyebar melalui udara. Jamur umumnya tumbuh pada lingkungan yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik, lingkungan yang lembab dan hangat. Oleh sebeb itu kamar mandi kerap ditumbuhi jamur. 

Demikian beberapa cara untuk mengatasi tembok agar tidak lembab dan berjamur. Semoga bermanfaat dan berhasil dalam mengatasi dinding rumah yang berjamur.

0 Response to "29 Cara Mengatasi Tembok Lembab dan Berjamur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel