-->

7 Cara Mengecat Ulang Tembok Lama Dengan Baik Dan Benar

Seiring berjalannya waktu, cat dinding rumah semakin lama akan semakin rusak, kotor luntur warnanya. berjamur, bahkan bisa juga terkelupas (lepas), baik secara keseluruhan atau sebagian. Hal ini tentu saja memberi kesan yang kurang rapi dan tidak enak dipandang mata. Jadi solusi untuk memperbaiki ini adalah dengan cara mengecat ulang tembok lama, agar dinding kita kembali rapi dan indah. Retak rambut yang telah seattle, yang terjadi pada plesteran dinding juga dapat teratasi dengan cara pengecatan ulang.
Cara Mengecat Ulang Tembok Dengan Baik dan Benar
Cara Mengecat Tembok

Biasanya kondisi kerusakan cat dinding lama itu berbeda-beda, di sini akan kami bagi menjadi 4 kelompok:
  • Cat dinding yang mengalami kerusakan ringan
  • Cat dinding yang mengalami kerusakan sedang
  • Cat dinding yang mengalami kerusakan berat
  • Cat dinding yang mengalami kerusakan sangat berat

Jenis Kondisi Kerusakan Pada Dinding 


Masing-masing kondisi dinding yang akan dicat memiliki perlakuan yang berbeda ketika akan dicat ulang. Berikut keterangannya tata cara mengecat ulang tembok lama dengan baik dan benar.

1. Cat Dinding Yang Mengalami Kerusakan Ringan


Kerusakan ini hanya terjadi pada perubahan warna yang kusam, timbul retak rambut pada plesteran, dan munculnya debu pada cat akibat kelembapan dinding. Namun secara keseluruhan cat lama tersebut tetap mengikat erat dan tidak ada yang terkelupas:

Cara Memperbaikinya :
  • Bersihkan semua cat lama pada dinding rumah tersebut dengan kain lap(bila perlu dengan kertas pasir halus) sehingga bersih dari debu dan kotoran yang menempel.
  • Setelah bersih dari debu dan kotoran, bersihkan cat dinding lama tersebut dengan sealer, disaran kan menggunakan sealer dengan merk vendor yang sama dengan cat dinding lama, karena hasilnya akan lebih cocok dan lebih kuat mengikat.
  • Kemudian anda dapat melakukan pengecatan ulang pada semua dinding yang sudah disealer.

2. Cat Dinding Yang Mengalami Kerusakan Sedang


Kerusakan ini biasanya terjadi pengelupasan dan gelembung udara pada cat dinding lama. Dengan presentase luasan yang tidak terlalu banyak, sekitar 5% - 20% saja dari seluruh bidang dinding, sedangkan 80% - 95% berada dalam kondisi baik.

Cara Memperbaikinya :
  • Lakukan pengupasan pada bagian dinding lama yang terkelupas dan cat yang terdapat gelembung udara dengan menggunakan sckrap, pastikan ini akan berlangsung dengan baik.
  • Gosok bagian cat lama yang terkupas tersebut dengan menggunakan pasir halus, dan kemudian bersihkan dengan menggunakan kain lap, sehingga bersih dari debu dan kotoran yang menempel.
  • Lapisi bagian yang terkupas dengan menggunakan dempul dinding (wall putty) yang kualitasnya baik, sehingga permukaan dinding menjadi rata. Biarkan kering terlebih dahulu kurang lebih 24 jam
  • Setelah 24 jam lamanya, gosok semua dempulan dengan menggunakan kertas pasir halus, kemudian bersihkan debunya dengan menggunakan lap
  • Setelah bersih dari debu, cat dinding tersebut dengan sealer, gunakan sealer yang sama dengan cat dinding lama, agar hasilnya lebih cocok dan lebih kuat.
  • Kemudian lakukan pengecetan ulang pada dinding yang sudah di sealer

3. Cat Dinding yang Mengalami Kerusakan Berat 


Yang dimaksud kerusakan berat adalah cat tembok yang mengalami kerusakan sebesar 30-90 % dari luas bidang dinding yang akan di cat, namun dinding dalam kondisi kering dan tidak lembab (tidak mengandung air). Pengelupasan seperti ini terjadi karena tidak mengikatnya cat dinding rumah dengan permukaan di bawahnya. Baik permukaan di bawahnya berupa pleateran, dempul tembok (dinding) atau pun cat dinding rumah lama.

Hal ini bisa terjadi karena rendahnya kualitas cat yang digunakan atau rendahnya kualitas dempul yang digunakan. Pengecatan ulang pada dinding lama yang tidak menggunakan sealer dan pengecatan dinding luar rumah dengan tidak menggunakan sealer akan cepat mengalami kerusakan berat.

Cara Memperbaikinya :
  • Hal pertama yang harus anda lakukan, sebaiknya semua cat tersebut dikupas dengan menggunakan sekrap. Jika ada bagian yang sulit terkupas, anda dapat menggunakan cairan Thinner Epoxy, Thinner ND, Paint Remover (khusus untuk cat tembok/dinding). Untuk mempermudah dan mempercepat proses pengelupasan tersebut, Paint Remover menggunakan merk PECAT
  • Setelah cat dinding yang lama terkupas, kemudian gosok-gosok dengan menggunakan kertas pasir (amplas), dan bersihkan dari debunya. Anda dapat mengecat dinding rumah tersebut dengan sealer. Disarankan menggunakan sealer yang kualitasnya baik.
  • Kemudian anda bisa melakukan pengecatan ulang pada semua dinding yang telah di sealer.

Mengecat Tembok Yang Catnya Mengelupas


Cat yang mengelupas tidak hanya merusak pemandangan namun, juga dapat membuat rumah tampak seram. Cat tembok yang sudah rusak haru segera diperbaiki agar rumah menjadi indah dan nyaman. Adapun langkah-langkah untuk mencegah cat tembok mengelupas adalah sebagai berikut:

1. Pastikan Dinding Selalu Kering


Silahkan Anda gunakan cat anti bocor pada dinding luar, sehingga ketika hujan bisa menahan rembesan air hujan. Dengan menggunakan cat sejenis multiroof atau aquaprof untuk eksterior terbukti membuat awet cat dinding bagian dalam.

2. Perbaiki Talang Dan Semua Kebocoran Rumah


Pastikan jangan sampai ada air yang merembas ke tembok bagian dalam. Rembesan air membuat cat cepat rusak dan lama kelamaan akan mengelupas. Jika terjadi rembesan dan kotor segeralah untuk membersihkan dan mengecat ulang

3. Menggunakan Cat Dasar Alkali


Untuk daerah yang banyak mengandung garam. Gunakanlah cat dasar alkali, cat dasar ini lebih tahan terhadap pertumbuhan bakteri, sehingga tembok Anda akan terhindar dari pengelupasan

4. Gunakan Cat Yang Berkualitas


Kualitas cat memang sangat berpengaruh pada rumah anda. Jika cat kualitasnya baik, maka cat dinding Anda tidak akan bertahan lama. Ada cat yang hanya bertahan beberapa bulan saja, namun ada juga cat yang meskipun 3 tahun, tetapi masih sangat segar, seolah-olah baru saja dicat. Oleh karena itu, jangan ragu untuk memilih cat yang berkualitas.
 

Tips Agar Cat Dinding Tidak Mudah Mengelupas


Ada sebagian orang mengeluh tentang cat dinding mengelupas dengan cepat, padahal baru saja mengecatnya 3 bulan yang lalu. Banyak faktor yang membuat cat dinding mengelupas diantaranya:
  • Melakukan pengecatan tembok pada saat tembok masih basah, sehingga kelembapannya masih tinggi
  • Kualitas cat memang kurang baik
  • Kualitas tembok yang tidak baik, biasanya disebabkan oleh campuran pasir dan semen yang tidak sesuai dengan kualitas. Sehingga saat hujan tiba, air mudah meresap ke seluruh pori-pori tembok
  • Kualitas plamir yang tidak bagus
  • Dinding masih kotor dan berdebu saat dicat. Sehingga daya rekatnya berkurang
  • Malas mengupas cat lama

Tidak bisa dipungkiri bahwa cat tembok adalah salah cara untuk memperindah rumah. Namun, cat yang sudah lama juga akan tiba saatnya di cat ulang. 

Baca juga : 20 Tips dan Cara Mengecat Tembok Baru

Semoga  pembahasan mengenai beberapa cara mengecat ulang tembok lama dan tips agar cat tembok tidak mudah mengelupas bermanfaat untuk Anda. 

0 Response to "7 Cara Mengecat Ulang Tembok Lama Dengan Baik Dan Benar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel